Menuntut Ilmu “BUKAN” Tugas Wanita
“Wanita itu sudah kodratnya
di dapur”.
“Wanita itu tugasnya masak”.
“Wanita itu tugasnya
bersih-bersih rumah”.
“Wanita itu tugasnya
melahirkan anak”.
“Wanita itu tugasnya melayani
suami dengan baik”.
Dewasa ini walau perkembangan
zaman sudah sangat pesat, kata kata diatas masi saja bermunculan dari mulut
orang orang yang “asbun” alias asal bunyi. Mengapa tidak? Mungkin dahulu
pengalaman dan pengetahuan orang orang terbatas sehingga belum mengatahui akan
kodrat Wanita yang sebenarnya. Orang-orang masih saja beranggapan bahwa Wanita
tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, toh nanti di dapur juga kan? Ya kata kata
tersebut masih saja terdengar hingga saat ini.
Lantas sebenarnya, perlukan
seorang Wanita menuntut ilmu? Jika akhirnya berakhir didapur juga? Jawabannya “Sangat
Perlu”
Pada artikel ini, kita akan
membahas bagaimana sebenarnya kodrat wanita dalam menuntut ilmu. Wanita cerdas
bahkan sudah ada sejak masa Rasulullah SAW. Mereka adalah orang orang yang
memiliki pengaruh besar pada masa itu. Mereka adalah istri, putri dan
shahabiyah Nabi. Mereka dikenal dengan sosok yang hebat, Tangguh, pintar,
pemberani, penyabar, teguh pendirian, dan memiliki iman yang kokoh. Siapakah
mereka? Diantaranya adalah Sayyidah Khadijah sang pembisnis ulung, Sayyidah
Aisyah sang guru Perempuan dari para sahabat Rasul, dan Sayyidah Hafsah sang
pemelihara naskah asli Al-Quran.
Dan masih banyak lagi tokoh
penting Perempuan hebat pada masa Rasulullah seperti Ummu Salamah sang pemberi
solusi bagi Rasulullah dalam situasi genting di Hudaibiyyah dan Rufaidah
al-Aslamiyah dokter Perempuan pertama dalam Islam. Sebenarnya bagaimana islam
memandang Wanita dalam menuntut ilmu?
Ternyata dalam islam hukum
menuntut ilmu bagi Wanita adalah Wajib. Laki laki dan Perempuan memiliki
derajat yang sama dalam hal menuntut ilmu. Rasulullah SAW bersabda
“mencari ilmu itu wajib bagi
setiap muslim laki-laki maupun muslim Perempuan. (HR Ibnu Abdil Barr.
Lantas bagaimana agar menjadi
seorang Wanita yang baik? Tentunya dengan ilmu, bagaimana agar menjadi istri
yang baik? Tentunya dengan ilmu, bagaimana agar menjadi ibu yang baik? Tentunya
dengan ilmu. Seorang Wanita harus dibekali dengan ilmu agar dapat menjalankan
tugasnya dengan benar. Agar ia menjadi istri yang baik bagi suaminya, agar ia
menjadi ibu yang melahirkan generasi generasi terbaik di masa yang akan datang.

Komentar
Posting Komentar